+6011-3432 0333

Terapi Kanker Bertarget

Apa itu Terapi Kanker Bertarget ?

Sesuai dengan namanya, Terapi Kanker Bertarget adalah obat-obatan yang bekerja seperti kemoterapi, tetapi berbeda dalam menghalangi pertumbuhan sel-sel kanker di mana terapi bertarget menghalangi molekul target spesifik yang diperlukan untuk pertumbuhan tumor, sedangkan kemoterapi menghalangi sel-sel kanker yang membelah dengan cepat. Ia juga dikenal sebagai terapi biologis karena sebagian besar bahannya merupakan biofarmasetika. Terdapat terapi bertarget untuk kanker kolorektal, kanker kepala dan leher, kanker payudara, myeloma, limfoma, kanker prostat, melanoma dan kanker-kanker lainnya.

Umumnya terapi bertarget terbagi atas molekul kecil atau antibodi monoklonal. Senyawa molekul kecil khususnya dibina untuk sasaran yang terdapat di dalam sel karena zat tersebut dapat masuk ke dalam sel dengan mudah. Antibodi monoklonal relatif besar dan umumnya tidak dapat masuk ke dalam sel sehingga mereka hanya digunakan untuk sasaran yang berada di luar sel atau pada permukaan sel.

Ada banyak jenis terapi bertarget yang tersedia. Termasuk terapi hormone (memperlambat atau menghentikan pertumbuhan tumor hormone sensitif), penghambat transduksi sinyal (menghalangi aktivitas molekul yang ikut serta dalam transduksi sinyal, proses di mana sel merespon sinyal dari lingkungannya), modulator ekspresi gen (mengubah fungsi protein yang berperan dalam mengontrol ekspresi gen), penginduksi apoptosis (menyebabkan sel-sel kanker menjalani proses kematian sel terprogram yang disebut apoptosis), penghambat angiogenesis (menghalangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor), imunoterapi (mendorong sistem kekebalan tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker), dan molekul pengantar racun (antibodi monoklonal yang mengantarkan molekul beracun).

Terapi bertarget saat ini fokus pada pengembangan obat anti kanker dan banyak terapi bertarget telah disetujui oleh Badan Pengawas Makanan dan Obat (FDA) untuk mengobati jenis kanker tertentu.

Pencarian Konsultan