Kanker Ginjal dan Kandung Kemih

Kanker Ginjal dan Kandung Kemih

+62 822 7788 1868

Ginjal dan kandung kemih adalah organ utama pada saluran kencing, termasuk ureter dan uretra. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring darah dari kotoran, kelebihan mineral, garam dan air sehingga menjadi air seni. Air seni kemudian disimpan pada kandung kemih – sebuah organ berongga pada panggul – sebelum keluar dari tubuh saat buang air kecil.

Kanker pada ginjal disebut juga kanker renal. Jenis paling umum dari kanker ginjal adalah karsinoma sel ginjal/renal (RCC) yang tumbuh di sepanjang tubulus proksimal ginjal yang membentuk sistem penyaringan ginjal.  Menurut laporan Institut Kanker Negara tahun 2007-2011, jumlah kasus kanker ginjal adalah sebesar 1,28% dari kasus kanker yang ada di Malaysia.

Gejala-gejala

Disebabkan kaitan antara ginjal dan kandung kemih, kedua jenis kanker memiliki tanda dan gejala yang sama, seperti :

  • Darah dalam air seni
  • Rasa sakit atau perih saat buang air kecil
  • Terasa ingin buang air kecil berkali-kali
  • Nyeri pada salah satu sisi bawah bagian punggung

Penderita kanker ginjal juga akan merasakan gejala-gejala ini :

  • Pergelangan kaki membengkak
  • Terdapat sebuah benjolan pada massa pada perut
  • Turunnya berat badan secara tiba-tiba
  • Hilangnya nafsu makan
  • Untuk pria, terjadi pembesaran pembuluh darah vena di kantong testis jika tumor tumbuh membesar.

Tahap-tahap Kanker

Stadium kanker membantu dokter dalam menentukan jenis pengobatan dan diagram berikut ini menjelaskan arti stadium kanker.

Diagnosa & Pengobatan

Pemeriksaan darah dan air seni menjadi prosedur diagnostik pendahuluan untuk memeriksa jumlah sel darah merah dan memeriksa darah dalam air seni, bakteria atau sel-sel kanker. Prosedur diagnostik utama untuk kanker kandung kemih adalah sistokopi yang membolehkan dokter untuk mendeteksi pertumbuhan pada kandung kemih dan menentukan perlu tidaknya biopsi atau bedah. Sistokopi juga dapat digunakan untuk mendapatkan sel-sel tumor untuk diperiksa dengan mikroskop.

Teknologi pencitraan medis seperti CT scan, PET/CT scan dan pada beberapa kasus, pencitraan resonansi magnetik (MRI) mungkin diperlukan untuk menentukan letak dan ukuran tumor.

Cara pengobatan akan ditentukan oleh ahli onkologi setelah mendapatkan hasil diagnosa. Bergantung pada stadium kanker, letak dan ukuran tumor, jenis pengobatan berbeda antara kasus yang satu dengan kasus yang lain, yaitu :

  • Pembedahan
  • Terapi radiasi
  • Radioterapi (Halcyon)
  • Kemoterapi
  • Terapi Bertarget

Faktor Pemicu

Menurut laporan Institut Kanker Negara Malaysia 2007-2011, kanker kandung kemih dan kanker ginjal adalah lebih umum terjadi di kalangan pria. Meskipun kanker ginjal sebagian besar diderita oleh kaum pria etnis Cina, kanker kandung kemih sebagian besar diderita oleh kaum pria Melayu.

Penyebab sebenarnya dari kanker ginjal atau kandung kemih tidak diketahui, bagaimanapun beberapa faktor penyebab diketahui menjadi pemicu penyakit kanker, seperti :

  • Obesitas
  • Tekanan darah tinggi
  • Penggunaan obat tertentu secara berlebihan (pil diuretik dan analgesik, seperti  aspirin & ibuprofen)
  • Merokok (beresiko lebih besar terkena kanker)
  • Faktor genetik (riwayat keluarga)
  • Penyakit ginjal kronis
  • Paparan pada zat-zat tertentu di lingkungan tempat kerja
    • Senyawa kimia seperti amina aromatik yang biasanya digunakan pada industri pewarna dapat menyebabkan kanker kandung kemih.
    • Substansi seperti Cadmium (sejenis logam), herbisida dan pelarut organik, khususnya trichloroethylene.

Lihat Semua Paket Pemeriksaan Kembali ke Jenis Kanker