Tumor Saraf Tulang Belakang

Tumor Saraf Tulang Belakang

+62 822 7788 1868

Tumor saraf tulang belakang adalah tumor yang tumbuh di dalam kanal tulang belakang atau di dalam tulang belakang dan mungkin bersifat kanker ataupun non kanker.

Tumor-tumor yang mempengaruhi tulang pada ruas tulang belakang (vertebrae) juga disebut tumor tulang belakang (vertebral tumours) sedangkan tumor yang mulai dari dalam saraf tulang belakang disebut tumor saraf tulang belakang.

Dua jenis tumor utama yang dapat mempengaruhi saraf tulang belakang adalah tumor Intramedular, yaitu tumor yang tumbuh pada substansi saraf tulang belakang itu sendiri; dan tumor Ekstramedular yang tumbuh dalam jaringan pendukung sel-sel sekitar saraf tulang belakang. Meskipun tumor tersebut tidak berasal dari substansi saraf tulang belakang itu sendiri, jenis tumor ini akan mempengaruhi fungsi saraf tulang belakang dengan menekan saraf dan timbulnya masalah lain.

Tumor yang berasal dari bagian tubuh lain dapat menyebar (metastasis) ke tulang belakang, jaringan sekitar saraf tulang belakang atau dalam kasus langka, menyebar ke saraf tulang belakang itu sendiri.

Tumor saraf tulang belakang atau adanya tumor apapun dapat menimbulkan rasa sakit, masalah saraf dan terkadang menyebabkan kelumpuhan. Baik bersifat kanker ataupun non kanker, tumor tulang belakang dapat membahayakan nyawa dan menyebabkan kelumpuhan permanen.

Gejala-gejala

Bergantung pada lokasi dan jenis tumor tulang belakang, tanda dan gejala berbeda dapat muncul, terutama bila tumor tumbuh dan mempengaruhi saraf tulang belakang, saraf-saraf sekitarnya atau pembuluh darah. Tanda-tanda dan gejala-gejala tumor yang mempengaruhi saraf tulang belakang boleh berupa sakit punggung, tangan atau kaki mati rasa, kesulitan berjalan; berkurangnya kepekaan terhadap rasa sakit, panas dan dingin; kesulitan buang air besar maupun kecil; kelemahan otot;

Tumor tulang belakang berkembang pada tingkat yang berbeda. Umumnya tumor tulang belakang yang bersifat kanker tumbuh lebih cepat dan tumor tulang belakang yang bersifat non kanker cenderung tumbuh sangat lambat.

Diagnosa

Bagaimana dilakukan?

  • Pencitraan Resonansi Magnetik Tulang Belakang (MRI). MRI menggunakan sebuah medan magnet dan energi gelombang radio untuk menghasilkan gambar dari tulang belakang anda.  MRI secara akurat menampilkan gambar saraf tulang belakang dan saraf-saraf dan menghasilkan gambar tumor tulang yang lebih jelas dari pencitraan CT. Zat kontras yang dapat meningkatkan tampilan gambar untuk jaringan dan struktur tertentu disuntikkan melalui pembuluh darah di tangan atau lengan selama pemeriksaan.

Beberapa orang mungkin merasa takut berada di ruang tertutup (claustrophobic) selama berada di dalam alat pemindai atau merasa tidak nyaman dengan bunyi yang sangat bising dari alat tersebut. Anda biasanya akan diberikan penyumbat telinga untuk melindungi anda dari bunyi tersebut dan beberapa alat pemindai dilengkapi dengan televisi atau headphone. Jika anda merasa sangat gelisah, mintalah obat penenang yang ringan agar anda bisa merasa tenang. Dalam kondisi tertentu, obat penenang yang lebih keras mungkin diperlukan.

  • CT scan (Tomografi Terkomputasi). Pemeriksaan ini menggunakan sinar radiasi pendek untuk menghasilkan gambar rinci dari tulang belakang anda. Terkadang dapat dikombinasikan dengan menyuntikkan pewarna kontras agar mempermudah kita melihat adanya ketidaknormalan pada kanal tulang belakang atau saraf tulang belakang.
  • Biopsi. Satu-satunya cara untuk menentukan apakah tumor tulang belakang bersifat kanker atau tidak ialah dengan memeriksa sampel jaringan (biopsi) menggunakan mikroskop. Hasil biopsi akan membantu dalam menentukan jenis pengobatan.

Pengobatan

Pengobatan untuk tumor tulang belakang, yaitu termasuk bedah, terapi radiasi, kemoterapi atau pengobatan lain.

Penyebab berkembangnya tumor tulang belakang tidak diketahui dengan pasti. Para ahli menduga kondisi ini terkait dengan gen yang rusak. Namun seringkali sulit untuk dideteksi apakah cacat genetik diwariskan atau tidak, terjadi secara spontan atau disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti paparan bahan kimia tertentu. Dalam beberapa kasus, bagaimanapun tumor saraf tulang belakang terkait dengan sindrom turunan tertentu, seperti Neurofibromatosis 2 dan penyakit von Hippel-Lindau.

Faktor-faktor Resiko

Tumor saraf tulang belakang adalah banyak terdapat pada orang yang mempunyai riwayat kanker. Jenis kanker apapun dapat menjalar ke tulang belakang, tetapi jenis kanker yang lebih cenderung mempengaruhi tulang belakang, adalah payudara, paru-paru, prostat dan multiple myeloma.

Tumor tulang belakang juga berkaitan dengan Neurofibromatosis 2 yang merupakan kelainan genetik di mana tumor non kanker berkembang pada atau dekat dengan saraf sistem pendengaran yang dapat memicu pada hilangnya pendengaran pada satu atau kedua telinga. Beberapa orang dengan neurofibromatosis 2 juga menderita tumor kanal tulang belakang, yang umumnya berkembang semakin banyak dan berlipat ganda dengan jenis yang berbeda-beda.

Orang dengan penyakit Von Hippel-Lindau, gangguan multi-sistem yang langka disertai dengan tumor pembuluh darah bersifat non kanker di otak, retina dan saraf tulang belakang dan jenis tumor lain di ginjal atau kelenjar adrenal, juga dapat menderita tumor saraf tulang belakang.

Di Pusat Otak dan Tulang Belakang Rumah Sakit Beacon, sebuah tim spesialis tulang belakang dan bedah saraf berpengalaman hadir untuk mengobati kondisi seperti tumor saraf tulang belakang, tulang belakang dan gangguan saraf. Bedah mikro, minimal invasif dan jenis pengobatan yang disesuaikan dengan kebutuhan perorangan juga tersedia.

Kesimpulan

Baik tumor tulang belakang yang bersifat kanker maupun non kanker dapat menekan saraf tulang belakang, yang memicu kesulitan bergerak atau mati rasa pada dan di bawah daerah tumbuhnya tumor dan seringkali mempengaruhi fungsi usus dan kandung kemih. Kerusakan saraf yang ditimbulkan mungkin bersifat permanen.

Namun, jika tumor tulang belakang terdeteksi dini dan diobati secara cepat dan tepat, kerusakan dan akibat yang lebih parah mungkin dapat dicegah dan memungkinkan rehabilitasi kembali fungsi saraf. Bergantung pada tempat tumbuhnya, sebuah tumor dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan permanen.

Lihat Semua Paket Pemeriksaan Kembali ke Jenis Kanker