SALURAN DARURAT: +603 7620 7979 / +603 7787 2992
beacon hospital logo
Women thyroid gland control. Sore throat of a people on gray bac

APA ITU KANKER TELINGA HIDUNG TENGGOROKAN?

Kanker THT juga dikenal sebagai kanker Kepala dan Leher, yaitu kelompok kanker yang mempengaruhi organ jaringan lunak di daerah kepala dan leher, termasuk kanker nasofaring, kanker rongga mulut, kanker bibir dan kanker hidung dan pranasal sinus, laring, orofaring, hipofaring dan kelenjar air liur.

Kanker Kepala dan Leher adalah jenis kanker yang paling umum didapati di Malaysia. Pada tahun 2006, sebanyak 2,884 kasus kanker kepala dan leher dilaporkan di Semenanjung Malaysia, menjadikannya sebagai jenis kanker terbanyak terlepas dari kanker payudara pada kaum wanita (3,525 kasus), diikuti oleh kanker kolorektal (2,866 kasus) dan kanker paru-paru (2,048 kasus).

Jenis kanker kepala dan leher yang paling banyak terjadi adalah Nasofaring, Mulut, Laring, Kanker Kelenjar Air Liur dan Kanker Sinonasal.

Bahagian yang kurang biasa termasuk: Nasofarinks, Rongga hidung, Resdung paranasal, Hypopharynx, Kelenjar air liur

Jenis kanker kepala dan leher yang paling banyak terjadi adalah:

  • Nasofaring
  • Mulut
  • Laring
  • Kanker Kelenjar Air Liur
  • Kanker Sinonasal.

Ada beberapa tanda dan gejala untuk kanker Kepala dan Leher. Konsultasikan pada dokter jika terdapat benjolan pada leher yang tidak kunjung membaik dalam waktu lebih dari 2 minggu, benjolan itu tidak berasa sakit dan semakin hari semakin membesar.

  • Benjolan pada leher – Benjolan pada leher bisa muncul pada kanker limfoma, hidung dan tiroid, demikian juga pada kanker THT lainnya. Posisi benjolan pada leher dapat memberikan petunjuk penyebab terjadinya benjolan tersebut.
  • Kanker hidung – Pada kanker hidung tertentu, hidung berdarah juga dapat merupakan gejala kanker. Khususnya bila pendarahan itu sering terjadi, dalam jumlah sedikit atau diiringi dengan sakit kepala atau bau yang tidak sedap, bila gejala ini dirasakan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
  • Sariawan, bengkak atau luka dalam mulut – Sariawan, bengkak atau luka dalam mulut yang tidak hilang dalam waktu seminggu sebaiknya diperiksakan ke dokter. Hal ini sangat penting khususnya jika gejala disertai dengan benjolan di leher.
  • Suara serak – Suara serak boleh menjadi indikasi kanker pita suara. Ia juga boleh merupakan indikasi dari kanker tiroid. Hal ini Karena saraf pita suara berada sangat dekat di belakang kelenjar tiroid dan dapat dipengaruhi oleh kanker yang terjadi dalam kelenjar itu.
  • Kesulitan menelan makanan – Kesulitan menelan makanan dapat menjadi gejala kanker tenggorokan, dan sebaiknya periksakan diri ke dokter. Esofagoskopi mungkin diperlukan unuk menemukan penyebabnya.
  • Rasa sakit atau telinga tersumbat – Rasa sakit atau telinga tersumbat boleh disebabkan karena tumor di hidung atau tenggorokan. Kanker hidung mungkin diawali dengan gejala telinga tersumbat atau adanya rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang tiba-tiba muncul di sekitar telinga.

Penggunaan alkohol dan tembakau (termasuk jenis tembakau tanpa asap, kadang disebut “tembakau sugi” atau “sedotan”) adalah faktor-faktor resiko terpenting untuk kanker kepala dan leher, khususnya kanker rongga mulut, orofaring, hipofaring dan laring.

Sedikitnya 75% kanker kepala dan leher disebabkan oleh penggunaan tembakau dan alkohol. Orang yang menggunakan tembakau dan alkohol sekaligus mempunyai resiko yang lebih besar terkena kanker jenis ini daripada mereka yang menggunakan tembakau ataupun alkohol saja. Penggunaan tembakau dan alkohol bagaimanapun bukan merupakan faktor penyebab terjadinya kanker kelenjar air liur.

Terinfeksi dengan HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker, khususnya HPV tipe 16 boleh merupakan faktor pemicu beberapa jenis kanker kepala dan leher, khususnya kanker orofaring yang melibatkan amandel atau pangkal lidah.

Faktor-faktor resiko kanker kepala dan leher termasuk mengunyah daun sirih; mengonsumsi makanan berpengawet atau asin; kesehatan mulut yang buruk; pekerjaan yang selalu terkena paparan debu kayu, asbes dan serat sintetis; paparan radiasi; infeksi virus Epstein-Barr, keturunan, khususnya keturunan bangsa Cina, adalah sebuah faktor pemicu kanker nasofaring.

Jenis

Jenis kanker kepala dan leher yang paling banyak terjadi adalah:

  • Nasofaring
  • Tiroid
  • Mulut
  • Laring
  • Kanker Kelenjar Air Liur
  • Kanker Sinonasal.

Gejala

Ada beberapa tanda dan gejala untuk kanker Kepala dan Leher. Konsultasikan pada dokter jika terdapat benjolan pada leher yang tidak kunjung membaik dalam waktu lebih dari 2 minggu, benjolan itu tidak berasa sakit dan semakin hari semakin membesar.

  • Benjolan pada leher – Benjolan pada leher bisa muncul pada kanker limfoma, hidung dan tiroid, demikian juga pada kanker THT lainnya. Posisi benjolan pada leher dapat memberikan petunjuk penyebab terjadinya benjolan tersebut.
  • Kanker hidung – Pada kanker hidung tertentu, hidung berdarah juga dapat merupakan gejala kanker. Khususnya bila pendarahan itu sering terjadi, dalam jumlah sedikit atau diiringi dengan sakit kepala atau bau yang tidak sedap, bila gejala ini dirasakan sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
  • Sariawan, bengkak atau luka dalam mulut – Sariawan, bengkak atau luka dalam mulut yang tidak hilang dalam waktu seminggu sebaiknya diperiksakan ke dokter. Hal ini sangat penting khususnya jika gejala disertai dengan benjolan di leher.
  • Suara serak – Suara serak boleh menjadi indikasi kanker pita suara. Ia juga boleh merupakan indikasi dari kanker tiroid. Hal ini Karena saraf pita suara berada sangat dekat di belakang kelenjar tiroid dan dapat dipengaruhi oleh kanker yang terjadi dalam kelenjar itu.
  • Kesulitan menelan makanan – Kesulitan menelan makanan dapat menjadi gejala kanker tenggorokan, dan sebaiknya periksakan diri ke dokter. Esofagoskopi mungkin diperlukan unuk menemukan penyebabnya.
  • Rasa sakit atau telinga tersumbat – Rasa sakit atau telinga tersumbat boleh disebabkan karena tumor di hidung atau tenggorokan. Kanker hidung mungkin diawali dengan gejala telinga tersumbat atau adanya rasa sakit atau rasa tidak nyaman yang tiba-tiba muncul di sekitar telinga.

Faktor

Penggunaan alkohol dan tembakau (termasuk jenis tembakau tanpa asap, kadang disebut “tembakau sugi” atau “sedotan”) adalah faktor-faktor resiko terpenting untuk kanker kepala dan leher, khususnya kanker rongga mulut, orofaring, hipofaring dan laring.

Sedikitnya 75% kanker kepala dan leher disebabkan oleh penggunaan tembakau dan alkohol. Orang yang menggunakan tembakau dan alkohol sekaligus mempunyai resiko yang lebih besar terkena kanker jenis ini daripada mereka yang menggunakan tembakau ataupun alkohol saja. Penggunaan tembakau dan alkohol bagaimanapun bukan merupakan faktor penyebab terjadinya kanker kelenjar air liur.

Terinfeksi dengan HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker, khususnya HPV tipe 16 boleh merupakan faktor pemicu beberapa jenis kanker kepala dan leher, khususnya kanker orofaring yang melibatkan amandel atau pangkal lidah.

Faktor-faktor resiko kanker kepala dan leher termasuk mengunyah daun sirih; mengonsumsi makanan berpengawet atau asin; kesehatan mulut yang buruk; pekerjaan yang selalu terkena paparan debu kayu, asbes dan serat sintetis; paparan radiasi; infeksi virus Epstein-Barr, keturunan, khususnya keturunan bangsa Cina, adalah sebuah faktor pemicu kanker nasofaring.

Diagnosa dan Pengobatan

Jika seseorang mengalami salah satu dari gejala-gejala di atas, pemeriksaan THT secara keseluruhan sangat dianjurkan.

Biopsi

adalah pengambilan sel atau sampel tisu yang dapat dilihat di bawah mikroskop oleh ahli patologi. Sekiranya terdapat kelainan, sel yang diambil akan diperiksa untuk melihat tanda barah.

Imbasan CT

adalah kaedah yang menghasilkan gambar terperinci mengenai bahagian di dalam badan, yang diambil dari pelbagai sudut. Gambar dihasilkan oleh komputer yang dihubungkan dengan mesin X-ray. Pewarna boleh disuntik ke dalam vena atau ditelan untuk membantu melihat organ atau tisu dengan lebih jelas

Endoskopi hidung

iasanya diperlukan jika barah hidung disyaki atau perlu dikecualikan. Endoskopi hidung melibatkan memasukkan kamera fleksibel tipis ke hidung untuk memeriksa hidung dan tekak. Pemeriksaan hanya memerlukan beberapa minit dan biasanya tidak menyakitkan. Endoskopi hidung dapat memeriksa kerongkong hingga ke bahagian kotak suara; jika pemeriksaan diperlukan lebih jauh ke bahagian laluan makanan, maka esofagoskopi mungkin disarankan.

Imbasan PET

adalah kaedah mengenal pasti sel-sel tumor malignan di dalam badan. Sebilangan kecil glukosa radioaktif disuntik ke dalam vena. Pengimbas PET berputar di sekeliling badan dan menghasilkan gambaran di bahagian glukosa digunakan di dalam badan. Sel-sel tumor malignan akan kelihatan lebih terang pada gambar kerana lebih aktif menyerap lebih banyak glukosa berbanding sel normal.

Imbasan resonans magnetik (MRI)

adalah kaedah yang menggunakan magnet, gelombang radio, dan komputer untuk menghasilkan rangkaian gambar terperinci mengenai bahagian di dalam badan. Ia juga dapat disebut sebagai pengimejan resonans magnetik nuklear (NMRI).

Bronkoskopi

adalah kaedah yang digunakan untuk melihat ke dalam trakea dan saluran udara besar di paru-paru untuk melihat sebarang keabnormalan. Ia dimasukkan melalui hidung atau mulut ke dalam trakea dan paru-paru.

Sitologi eksfoliatif

adalah kaedah yang digunakan untuk mengumpulkan sel-sel dari bibir atau rongga mulut. Sel-sel tersebut dilihat menerusi mikroskop untuk mengetahui sama ada terdapat sebarang keabnormalan.

Pengobatan

Beberapa pilihan pengobatan untuk kanker kepala dan leher adalah:

Pembedahan

Dapat dilakukan untuk mengangkat kanker beserta sedikit jaringan sehat di sekitarnya, serta mengangkat kelenjar getah bening di leher yang tidak membaik dengan pengobatan lain.

Imunoterapi

Imunoterapi merangsang sistem imun tubuh untuk mengenali, menyerang, dan membunuh sel kanker. Tidak semua pasien akan disarankan menjalani imunoterapi, dan respons terhadap pengobatan ini dapat sangat bervariasi. Imunoterapi juga dapat digunakan bersama pengobatan lain seperti radioterapi atau kemoterapi. Obat immune checkpoint inhibitors digunakan untuk menargetkan protein “checkpoint” pada sel imun yang perlu diaktifkan untuk memulai respons imun.

Terapi Target

Menggunakan obat untuk mengenali dan menyerang sel kanker secara spesifik. Terapi target dapat digunakan bersama pengobatan lain seperti kemoterapi, pembedahan, atau radioterapi.

Kemoterapi

Jenis-jenis obat kemoterapi

  • Alkylating agent adalah jenis obat kemo yang dapat merusak DNA sel kanker sehingga sel tersebut tidak dapat membuat salinan baru.
  • Topoisomerase inhibitor adalah senyawa yang dapat menghambat enzim manusia yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker.
  • Antitumor antibiotic adalah obat antikanker yang dapat memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker.
  • Antimetabolites adalah obat kemo yang dapat mengganggu lebih dari satu enzim yang diperlukan untuk pembentukan DNA dalam sel kanker.
  • Mitotic inhibitor adalah obat kemo yang dapat menghentikan tubuh memproduksi protein yang berkontribusi pada pertumbuhan sel kanker.
  • Corticosteroids adalah steroid buatan yang digunakan untuk membantu mengurangi efek samping kemoterapi.

Radioterapi

Menggunakan radiasi sinar eksternal untuk membunuh sel kanker atau mengecilkannya agar proses operasi lebih mudah. Radioterapi Sinar Eksternal (External Beam Radiation Therapy / EBRT) biasanya diberikan melalui mesin bernama linear accelerator, yang memfokuskan sinar-X energi tinggi dari luar tubuh ke tumor.

TrueBeam® 4.1 Radiotherapy

Halcyon™ 4.0 Radiotherapy System

Sistem Radioterapi Halcyon™ 4.0 di Beacon Hospital memungkinkan:

  • Dosis sinar-X yang cepat dan tepat dikirimkan ke setiap tumor dengan akurasi tinggi selama sesi perawatan minimum
  • Mengurangi dosis radiasi yang tidak diinginkan, sehingga meminimalkan efek samping

Tidak seperti sistem radiasi lainnya, teknologi Halcyon™ 4.0 bisa secepat 1 menit plus. Gantry-nya berputar 4 kali lebih cepat dari akselerator linier standar dan multi-leaf collimator (MLC) dapat bergerak dua kali lebih cepat daripada MLC tradisional. Semua fitur ini membantu dalam meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk merawat pasien.

Halcyon 4.0 Radiotherapy

Sistem Radiosurgery/Radioterapi TrueBeam® 4.1

TrueBeam® 4.1 Sistem Bedah Radio / Radioterapi di Beacon Hospital menawarkan:

  • Radioterapi Definisi Tinggi dan Radiosurgery HyperArc ™

Sistem Radioterapi berdefinisi tinggi HyperArc™ merupakan langkah maju yang signifikan untuk Radiosurgery berbasis Linac berkualitas tinggi, dengan pengiriman perawatan Stereotactic Radiosurgery (SRS) non-coplanar yang mudah. HyperArc™ dapat menyinari banyak tumor pada saat yang sama tanpa memposisikan ulang pasien, yang memberikan manajemen gerakan pasien yang lebih baik sambil menghemat waktu untuk pasien dan tim klinis. HyperArc™ memastikan spesialis mencapai distribusi dosis yang sangat kompak secara konsisten dan efisien dengan tetap menjaga keselamatan pasien.

Pusat Spesialis Kanker

Selanjutnya

Tampiklan Berdasarkan Keahlian

Selanjutnya

Paket Pemeriksaan

Selanjutnya

Informasi

Jam Kunjungan:
10:00 – 22:00
Saluran Umum:
+603 7620 7979 +603 7787 2992
Saluran Janji Temu Konsultan:
+603 7118 7878 +6012 328 6913
Email:
info@beaconhospital.com.my
Pertanyaan Karir / SDM:
joinus@beaconhospital.com.my

Beacon Hospital Sdn. Bhd.

200301019556 (621976-D)
1, Jalan 215, Seksyen 51,
Off Jalan Templer,
46050 Petaling Jaya, Selangor.

Langganan Buletin Kami

Tetap terinformasi dengan tren kesehatan terbaru, saran ahli, dan acara terkini di Rumah Sakit Beacon.

Langganan Buletin Kami

Tetap terinformasi dengan tren kesehatan terbaru, saran ahli, dan acara terkini di Rumah Sakit Beacon.
© 2025 Beacon Hospital (寶康医院). SDN. BHD. 200301019556 (621976-D) | (KKLIU 3340/2025)