
Penanda Turnover Tulang Regional untuk Perempuan Asia Tenggara
Osteoporosis sangat umum terjadi dan diperkirakan akan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang besar, terutama di negara berkembang seperti Malaysia. Meskipun penanda turnover tulang (BTM) banyak digunakan untuk memantau metabolisme tulang dan osteoporosis, data referensi yang spesifik untuk perempuan Asia Tenggara secara historis masih terbatas.
Beacon Hospital dengan bangga berkolaborasi dalam studi multinegara penting yang melibatkan lima negara ASEAN: Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Konsultan Ahli Bedah Ortopedi kami, Dato’ Dr Lee Joon Kiong, merupakan bagian dari tim peneliti yang menganalisis data dari 746 wanita sehat pra-menopause untuk menetapkan rentang referensi Bone Turnover Marker (BTM) pertama yang spesifik untuk wilayah ini.
Penanda utama yang dinilai meliputi P1NP, osteokalsin, dan CTX. Studi ini menunjukkan bahwa kadar normal BTM bervariasi di antara populasi Asia Tenggara—bahkan terkadang secara signifikan antar negara—serta aktivitas turnover tulang secara alami menurun setelah usia 30 tahun
nilai rujukan baru ini akan memungkinkan tenaga kesehatan di seluruh wilayah untuk menilai kesehatan tulang dengan lebih akurat, mendeteksi kelainan lebih dini, serta mempersonalisasi penanganan osteoporosis bagi jutaan perempuan.
Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang studi referensi regional pertama ini?
Baca artikel lengkapnya di sini : Springer
