Menjelaskan Masalah Bantalan Tulang Belakang dengan Jeli Donat

Home / Menjelaskan Masalah Bantalan Tulang Belakang dengan Jeli Donat
15/06/2022

Masalah Bantalan Tulang Belakang

Menggunakan perumpamaan donat jeli, baca artikel ini dari Rumah Sakit Beacon Malaysia
untuk memahami masalah bantalan tulang belakang, penyebabnya, gejalanya, serta pilihan
pengobatan yang tersedia. Dapatkan informasi yang berguna untuk menjaga kesehatan
tulang belakang Anda.

Waktu yang lalu, jika seorang anak muda mengeluh tentang sakit punggung,
orang lain akan bereaksi dengan mengatakan,
“Iyeer kamu belum tua, mengapa kamu sakit punggung?”.

Sekarang,

sakit di bagian punggung belakang

lebih umum terjadi di kalangan generasi muda. Meningkatnya penggunaan dan
ketergantungan pada telephon genggam dan komputer dalam kehidupan sehari-hari
mempengaruhi postur dan memberikan ketegangan yang tidak diinginkan pada bagian
punggung kita.

Untungnya, jeli donat dapat membantu kita memahami kondisi ini dengan lebih baik!
Mari kita telusuri istilah yang digunakan untuk menggambarkan bentuk cedera bantalan
pada tulang belakang.

Pernyataan: Setelah membaca pernyataan ini, Kami tidak bertanggung jawab atas
kejadian yang menyebabkan slip disk karena telah mengambil satu kotak donut.

Apa maksud dari bantalan tulang?

Bantalan pada tulang belakang, atau bantalan intervertebralis yang telah beralih
tempat, pada dasarnya sangat penting untuk meredam hentakan tulang belakang.

Ini terdiri dari dua bagian: bagian luar elastis yang keras
(bagian roti dari donat) dan bagian dalam seperti gel yang lebih lembut (jeli).

Bantalan tulang tersebut terletak di antara tulang belakang di sepanjang
tulang punggung kita, membantu kita berjalan, berlari, melompat dan bahkan
melakukan tarian “The Twist” (sejenis tarian, untuk pembaca muda kami).

Berbagai tipe cedera pade Bantalan Tulang

Cedera yang terjadi pada bantalan tulang dapat dikategorikan menjadi dua:

  1. Sakit pada Bantalan degeneratif
  2. Tonjolan, Bantalan herniasi

Tonjolan dan Bantalan Herniasi Gel dikategorikan sebagai satu grup sebab mereka
berada dalam satu kondisi yang sama namun berbeda tingkat sakitnya.

 

Penyakit pada bantalan degeneratif

Penyakit pada bantalan degeneratif adalah salah satu penyebab paling umum
dari sakit punggung. “Degeneratif” menggambarkan proses degenerasi bantalan
dari waktu ke waktu.

Meskipun dikenal sebagai penyakit, sebenarnya tidak. Ini hanyalah proses yang
terjadi karena tulang tersebut mengalami ke-aus-an seiring dengan bertambahnya usia.

Seiring waktu, semua bantalan tulang tersebut akan kehilangan cairan yang
menyebabkannya menjadi lebih tipis dan ‘aus’. Ketika ini terjadi, bantalan
tersebut menjadi kurang efektif sebagai pelumas untuk meredam hentakan pada
setiap pergerakan.

Dalam analogi donat, penyakit pada bantalan degeneratif adalah ketika jeli donat
tidak terlihat segar seperti setelah dikeluarkan dari oven. Jeli masih ada di dalam,
tetapi Anda dapat melihat bahwa itu sudah keluar di kaunter untuk sementara waktu.

Bantalan tulang yang menggembung

Mirip dengan penyakit pada bantalan degeneratif, bantalan yang menonjol juga
disebabkan karena sudah ‘aus’.

Seiring bertambahnya usia, gel atau jeli di dalam bantalan tersebut akan habis,
membuat bantalan tersebut mengalami dehidrasi. Perubahan ini menyebabkan lapisan
luar bantalan terkompresi dan kehilangan kelenturan, akhirnya menonjol keluar
karena kurangnya gel di bagian dalam.

Jika tonjolan mulai menekan saraf, beberapa gejala seperti nyeri dan kelemahan
mungkin muncul.

 

spinal-problem

Bayangkan berulang kali menekan donat. Akhirnya, itu akan berhenti kembali ke
bentuk bulat aslinya setelah setiap tekan dan menjadi rata.

Meskipun kondisi ini tidak separah yang terjadi pada disk herniasi,
hal ini perlu dikhawatirkan.

Disk Herniasi


Dengan memberikan lebih banyak tekanan pada donat yang sudah rata dan tidak
menggugah selera, isi dalam donat di bagian dalam akan mulai keluar,
dan kehilangan strukturnya hingga akhirnya pecah.

 


Seperti itulah bentuk bantalan pada hernia.

Disk herniasi adalah kondisi ketika salah satu bantalan tulang rawan dari
tulang belakang menonjol keluar dan menjepit saraf. Penyakit ini sering disebut
oleh orang awam di Indonesia sebagai “saraf terjepit”.

Sakit pada Lempengan hernia juga dikenal sebagai cakram pecah atau,
lebih terkenal dengan slip disk. Bertentangan dengan namanya, disk atau
bantalan tersebut tidak benar-benar terlepas saat ini terjadi.

Apa yang dimaksud dengan “slip out” adalah zat seperti gel. Tekanan yang
diterapkan pada bantalan yang menonjol akhirnya menyebabkan lapisan luar yang
lebih keras retak, memungkinkan inti bagian dalam seperti gel yang lembut bocor.

Jika zat seperti gel menekan saraf, umumnya gejala seperti nyeri,
mati rasa, kesemutan, dan kelemahan.

Sementara operasi tidak diperlukan untuk kebanyakan orang, dalam beberapa kasus,
di mana saraf terlibat, operasi mungkin satu-satunya cara untuk mengatasi rasa
sakit dan kecacatan yang dialami.

Meskipun bantalan yang tergelincir diketahui menyebabkan rasa sakit yang signifikan,
biasanya orang mengalami disk herniasi tanpa rasa sakit atau gejala apa pun.


Kunjungi spesialis terbaik kami dari

Pusat Keunggulan Tulang dan Sendi

kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang kesehatan tulang belakang Anda.
Kami selalu siap membantu Anda dalam menyelesaikan segala bentuk masalah
tulang belakang yang mungkin Anda alami.

Featured Doctor:

Dato Dr Lee Joon Kiong, Orthopaedic & Arthriplasty Surgeon, Beacon Hospital, FLS, Best Orthopaedic Surgeon

Dato' Dr Lee Joon Kiong

Spesialis Bedah Ortopedi & Artroplasti
View Doctor
Share This Article!
Latest Highlights
Latest Articles
Informasi
Jam Kunjungan:
10:00 – 22:00
Saluran Umum:
+603 7620 7979 +603 7787 2992
Saluran Janji Temu Konsultan:
+603 7118 7878 +6012 328 6913
Email:
[email protected]
Pertanyaan Karir / SDM:
[email protected]
Beacon Hospital Sdn. Bhd.
200301019556 (621976-D)
1, Jalan 215, Seksyen 51,
Off Jalan Templer,
46050 Petaling Jaya, Selangor.
Langganan Buletin Kami
Tetap terinformasi dengan tren kesehatan terbaru, saran ahli, dan acara terkini di Rumah Sakit Beacon.
Langganan Buletin Kami
Tetap terinformasi dengan tren kesehatan terbaru, saran ahli, dan acara terkini di Rumah Sakit Beacon.
© 2026 Beacon Hospital (寶康医院). SDN. BHD. 200301019556 (621976-D) | (KKLIU 0573/2028)

Subscribe for Exclusive Medical & Health Insight - Straight to Your Inbox

Stay up-to-date with the latest healthcare trends, expert advice and latest events at Beacon Hospital. Our newsletter brings you health tips and news to keep you informed and inspired - let's subscribe now!